JUDUL BUKU :
Sekertaris Dodol Mencari Cinta
PENULIS : Eni Martini
PENERBIT :Diva Press
HALAMAN : 277 Halaman
#############
Seperti
judulnya, novel ini mengisahkan tentang Lala Si Sekertaris (cantik, tampang innocent, bersuara cempreng
10 oktaf) , yang paling super lemot di abad ini, ogah di panggil nama
aslinya ROMLAH, yang menurutnya kampungan banget. Tidak hanya lemot, Lala juga ‘mengidap’
penyakit Pe-de super akut dan Optimis kronis stadium 4. Lala yang jatuh cinta pandangan
pertama pada seorang eksekutif muda yang ‘sebelas-duabelas’ sama lee min ho.
Yakin, haqul yaqin bahwa cowok keren
yang bernama Kevin itu, adalah jodohnya. Sementara ada pria lain, yang diam-diam
mencintai lala sejak TK. Yanto, seorang guru bahasa Indonesia, yang sedikit
katro, hiperbola. tapi sopan, setia, bertanggung jawab, rajin, hormat pada
orang tua, mentaati perintah-Nya dan menjauhi larangan Nya eh.. intinya Yanto
pria budiman. Semua pelajaran PPKN
dan Budi Pekerti ada padanya. Tapi
sayangnya Yanto bukan tipe Lala. Lala tetep kekeh bahwa cintanya hanya untuk
Kevin. Cerita mengalir, perjalanan cinta Lala indah dengan Kevin. Lalu
bagaimana dengan Yanto? Walau sempat memble dan putus asa. Yanto bangkit dan
mengejar cintanya, memperjuangkan hatinya. Memang Yanto adalah anak mantan
pejuang. Pantang menyerah hingga titik darah penghabisan.
Mungin sebagian anda bisa menebak pria yang menjadi tambatan terakhir Si lala. Jelas bisa ketebak pilihan nya kan cuma dua. Yanto, Si Guru Budiman yang Hiperbola atau Kevin, Si Lee Min Ho KW 2. Tapi belum tentu anda bisa menebak kegokilan dan kedodolan apa aja yang di sajikan di novel ini. Para pemeran penunjang yang berkeliaran ikut meramaikan dan memperparah ke lemotan Lala. Sebut saja Ibu Lala yang suaranya gak kalah cempreng, bapak lala yang gak kalah lebay. Mbak Anna, teman kantor yang jadi korban kedodolan lala. Boim, yang mewakili kaum strata terbawah di jagad perkantoran yaitu seorang OB juga tak luput jadi bulan-bulanan Lala. Mr Khan, bos Lala di kantor, orang india. Sering dipanggil Mr Kingkong oleh Lala, karena badannya yang tinggi besar, hitam dan berbulu. Entah sebenarnya siapa yang dodol. Lala atau Bos nya yang mau aja punya sekertaris seperti Lala. Karena Lala sering terlambat, pelupa dan membuat kekacauan di kantor. Ketika rapat besar Lala datang terlambat dan salah sepatu, juga ketika meeting dengan klien penting Lala menghias ruang meeting sedemikian rupa agar cantik, namun malah membuat sang Bos acha.. acha, melipat muka, cemberuttt..
Begitulah, Novel ini cukup menghibur, penghilang jenuh, penghangat badan (kalau bacanya sambil minum jahe anget :D ). Cocok buat refresh dari bacaan yang serius dan super berat. Bikin ngikik pelan dan tertawa tanpa suara (maklum bacanya waktu anak-anak tidur). Penggambaran keadaan dan situasi yang konyol terasa nyata di novel ini. Entah kenapa saya jadi merasa sedang membaca naskah FTV. Pemeran Lala cocoknya diperankan Jessica Iskandar. Ibu lala diperankan Ibu Mamat di serial ISLAM KTP, bapak Lala diperankan Jaja Miharja, Yanto diperankan Dwi sasono, Kevin?? Entah diperankan siapa, karena saya gak ngerti wajah lee min hoo kayak apa. Eh ini hanya IMHO heeehe
Saya
hanya sedikit menyayangkan konfliks yang kurang di novel ini. Tau-tau udah
halaman terakhir aja. Agak kecewa karena saya pikir penulis akan menceritakan
kehidupan selanjutnya, antara Lala dan Pria yang dia pilih. Gak kebayang
kehebohan apa lagi yang akan dibuat Lala dengan pasangannya. Tapi mungkin saja
ada alasan lain. Mungkin penulis berniat membuat sekuel Sekertaris Dodol ini.
Kalau memang begitu alasannya, saya tidak keberatan membeli lagi novel
sekertaris dodol 2. hihii

Rumah baru nih... keren blognya Mbak Ikha ^_^
BalasHapusmbak ocii suwon, sudah sudi mapir. daku mapir k rumah mbak oci juga yaaaa.
Hapusmeninggalkan jejak^_^ cap kaki.xixixieh..cap je,mpol
BalasHapusmama olaaaaa. jangankan cap kaki, cap bibir juga booleeeh. :*
Hapusninggalin jejak juga... cap kaki gajah.
BalasHapusIh ada mbak Anik... kalau blog aku ga pernah dikunjungi sama dia. hiks2 ...padahal dah berkali2 ke blognya mbak Ani *heheh curcol*
pa kabar mbak Ikha?
uhh ada mbak ichaa... ika gak tau blog nya loh. mbak anik terang aja kemari terus. wong dia yang bikinin backgrondnya kok. plus bikinin akun ika da paswordnya. sering ilang kalau ika yang bikin sendiri hihihi.
BalasHapusmau follow blog mbak icha ahhh
jadi kangen buku ini, sebagai penulisnya aku sampai ga punya dan msh banyak pembaca yang nyari ini buku
BalasHapusmungkin mbak perlu melanjutkan genre ini mbak. jujur syuka bacanya. masih setia di rak buku hihiii
Hapus